Tugas Installasi Linux
SISTEM OPERASI
Instalasi Linux
Tahap Penginstalan
1.
Setting BIOS a) Masuk ke menu BIOS
Sebelum memulai Instalasi, sebaiknya kita memeriksa dulu setting BIOS. Untuk masuk dalam menu BIOS tekan DEL atau F2 , tergantung dari BIOS yang digunakan. Setelah itu masuk ke menu Boot, kemudian pilih Boot Device Priority
b) Lakukan Setting Boot
Setelah masuk ke menu, setting Boot Priority-nya. Pilih CD-ROM sebagai 1
st
Boot Device, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini. Tekan F10 untuk menyimpan hasil setting sekaligus merestart komputer. 2.
Tahap Penginstalan Linux a)
Menu Boot Prompt
Setting BIOS telah dilakukan, dan computer telah direstart. Segera masukkan CD1 Linux Mandriva 2007. tunggu beberapa saat hingga muncul pilihan boot sebagai berikut. Pilih menu Install Mandriva Linux 2007 Spring on your system. setelah itu kita akan masuk ke pilihan Language. Lakukan setting Language (bahasa) sesuai yang diperlukan. Kita pilih saja English (American) kemudian tekan Next.
b) Licence Agreement
pada bagian ini, untuk mempersingkat waktu klik pada pilihan Accept untuk meneruskan proses instalasi.
c) Keyboard Layout
Pilih saja Setting Keyboard yang kita gunakan. Untuk default pilih saja US keyboard (international). Tekan Next d) Security Level
Pada pilihan ini, kita memilih settingan standard saja. Agar lebih memudahkan dalam penginstalan nanti. Setelah itu tekan Next.
e) Partitioning
Disini kita akan mempartisi Hardisk di Linux. Di situ terdapat beberapa pilihan yaitu
Use Existing Partitions
(menggunakan Pastisi yang sudah ada),
Erase and Use Entire Disk
(Hapus dan gunakan Disk yang ada) dan terakhir
Costum disk partitioning
( mensetting sendiri partisi disk). Karena kita ingin menggunakan Costum disk partitioning maka klik pilihan tersebut dan tekan Next. Selanjutnya akan terlihat gambar sebagai berikut: Seperti yang terlihat digambar, bahwa ekstensi swap, kemudian Journalised FS (ext3) telah digunakan atau telah terpartisi. Namun masih menyisakan ruang kosong/ free space di harddisk tersebut. Kita akan menggunakannya untuk membuat satu partisi berekstensi ext3 (Journalised FS). Sekarang klik ruang kosong yang ingin kita partisi kemudian pilih Crate New Partition Kemudian masukkan nilai maksimum di Size in MB. Pada pilihan Filesystem type, pilih Journalised FS ext3. setelah itu tekan OK. Maka akan terlihat seperti gambar berikut. Partisi berhasil dibuat. Setelah Harddisk telah kita partisi, tekan Done dan akan muncul Dialog Box sebagai berikut
Pesan tersebut berisi “Partisi yang ada dalam haddisk akan di tulis/write di Disk” ini artinya saat mempartisi
Linux akan me rewrite dan membagi/Partisi ulang harddisk sehingga bisa digunakan dan data yang ada didalamnya otomatis terhapus (kecuali yang ada dalam Windows). Jika sudah yakin dengan persiapan yang ada, tekan Ok. Akan muncul pilihan format partisi untuk Root. Beri centang pada pilihan yang ada kemudian tekan Next. Secara otomatis Harddisk akan di format untuk membuat partisi yang telah kita buat sebelumnya.
f) Instalasi Paket
Setelah memformat Hardisk untuk di partisi, tahap selanjutnya dalam instalasi linux adalah Instalasi Paket atau Paket Software dalam linux. Setelah muncul Dialog box seperti gambar diatas, tekan next. Kemudian kita akan diarahkan ke Package Group Selection. Disini kita bisa memilih paket apa saja yang perlu di install. Pada gambar di bawah ini adalah Package default dari instalasi Linux. Pada contoh kali ini kita akan menginstal untuk keperluan Desktop computer, maka kita akan mengintal hampir dari semua paket yang ada kecuali dari Server. Lihat gambar berikut. Tekan Next, selanjutnya ada menu Software Management. Berisi aplikasi-aplikasi apa saja yang perlu kita install di Linux. Dan pada gambar terdapat 3 Kategori yaitu Workstation, Server, Graphical Environment. Jika dirasa perlu mencek kembali software/paket yang akan diinstal silahkan di lihat dengan menekan tanda panah tersebut. Apabila dirasa sudah cukup, tekan Instal untuk memulai penginstalan paket. Tunggu hingga semua paket telah di Intall dan kita akan berlanjut ke tahap selanjutnya
g)Authentication
Selesai dari tahap penginstalan, Linux akan meminta Autentifikasi dengan mengisi password Root (hak akes tertinggi) isi password sesuai keinginan. Usahakan password dibuat dengan kombinasi huruf dan angka agar sewaktu-waktu password tidak bisa di tebak orang lain. Setelah mengisi password Root, tekan next untuk tahap selanjutnya.
h)Add User
Masukkan nama asli user, kemudian login name bersama password. Ini digunakan pada saat anda ingin menggunakan Linux. Isi form tersebut. Jika sudah selesai tekan next untuk melanjutkan.
i)
Autologin
Pada mandriva 2007, jika hanya memakai satu user saja maka fitur Autologin dapat dilakukan. Autologin sendiri adalah fitur dimana komputer secara otomatis akan ter-login di Linux tanpa harus mengisi password di menu login. Ini bisa mempermudah User tersebut. Jika anda tidak membutuhkannya, jangan
beri tanda centang pada pilihan “Use This Fiture” kemudian tekan next untuk
melanjutkan.
j) Bootloader
Bootloader adalah sebuah service yang hanya aktif jika dalam komputer tersebut terinstal 2 atau lebih system operasi. Dimana service bootloader ini berbentuk tampilan dan berisi pilihan ssstem operasi yang ingin di pakai. Linux akan meminta dimana tempat/direktori bootloader tersebut di install. Pilih salah satu kemudian tekan next untuk melanjutkan.
k) Summary
Di menu ini merupakan review dari apa yang kita install sebelumnya. Termasuk konfigusari hardware. Ini berfungsi untuk mengecek kembali apa saja yang telah terinstal atau yang telah terkunfigurasi sebelumnya. Apakah sudah benar atau belum. Previewnya ada pada gambar berikut. Kita akan mengkunfigurasi ulang pada bagian System > Country/Region untuk mengganti bagian Region. Sebagai contoh kita akan mengubah Settingan
sebelumnya yang “United Kingdom” menjadi “Switzerland”
Setelah itu selanjutnya mengkonfigurasi Graphic Card pada Hardware > Graphical Interface
–
1280x800bpp. Selanjutnya adalah konfigurasi Network pada bagian Network & Internet > Network
–
Ethernet. Kemudian pilih interface/kartu jaringan yang kita gunakan. Tekan next, dan kita di haruskan untuk mengkonfigurasi Ethernet Card tersebut dengan mengisi IP,Netmask, dsb. Selanjutnya mengaktifkan beberapa Opsi. Beri tanda centang saja pada bagian yang perlu. Kemudian tekan next Computer meminta agar koneksi di jalankan. Pilih Yes kemudian tekan next. Konfigurasi telah selesai dilakukan. Jika dirasa sudah cukup atau sudah terkonfigurasi. Tekan next untuk tahap selanjutnya.
l) Update
Sebelum tahap Instalasi Linux selesai, computer meminta apakah anda ingin menginstal Update paket terbaru dari Distro Linux. Pilih No kemudian tekan Next untuk melanjutkan tahap terakhir dari instalasi.
m) End Of Installation
Akhirnya semua perangkat dan paket telah di install. Untuk mengakhiri tekan tombol Reboot dan Linux sudah siap digunakan.
Sabtu, 20 November 2010
Jumat, 12 November 2010
tugas os linux
Jenis file system dalam linux
file system adalah metode pemberian nama file dan cara menempatkannya ke dalam media penyimpan, termasuk penempatan file pada struktur direktori. Setiap sistem operasi memiliki metode yang berbeda-beda untuk menempatkan file dalam struktur hirarki.
Berikut ini adalah jenis-jenis file system linux:
file system adalah metode pemberian nama file dan cara menempatkannya ke dalam media penyimpan, termasuk penempatan file pada struktur direktori. Setiap sistem operasi memiliki metode yang berbeda-beda untuk menempatkan file dalam struktur hirarki.
Berikut ini adalah jenis-jenis file system linux:
- EXT2merupakan file sistem linux versi lama dan belum mendukung file system.Adapun kelebihan dari file system ini, yaitu ketika proses boot, sistem pada umumnya menjalankan pemeriksaan rutin (e2fsck) terhadap filesystem,dan ada juga kelebihan lainya yaitu file system ini dapat mendukung direktori,symbolic link dan penamaan file sampai 255 karakter.
- EXT3,
EXT3 file sistem EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
1. Setelah kegagalan sumber daya, "unclean shutdown", atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses. Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi "unclean shutdown" tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.
2. Integritas data EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi
kerusakan atau "unclean shutdown". EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
3. Kecepatan Dari pada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin. 4. Mudah dilakukan migrasi Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.
REISER
Reiser file sistem Reiser file sistem memiliki jurnal yang cepat. Ciri-cirinya mirip EXT3 file sistem. Reiser file sistem dibuat berdasarkan balance tree yang cepat. Balance tree unggul dalam hal kinerja, dengan algoritma yang lebih rumit tentunya. Reiser file sistem lebih efisien dalam pemenfaatan ruang disk. Jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu blok. File sistem lain menempatkannya dalam 100 blok. Reiser file sistem tidak memiliki pengalokasian yang tetap untuk inode. Resier file sistem dapat menghemat disk sampai dengan 6 persen.
SWAP
Swap merupakan partition yang boleh dibuat pada hard disk dan digunakan sebagai virtual memory. Dengan maksud, swap ini digunakan apabila (fizikal memory) yang ada pada komputer telah digunakan secara maksimun, maka swap akan digunakan untuk menampung memori tambahan. Swap tidak boleh digunakan untuk data. - EXT4 file system terbaru linux yang memiliki beberapa kelebihan dari EXT3, EXT4 sudah mendukung volume hingga 1 EB ( Exbibyte,1000 TB) dan mendukung file yang memiliku dukungan sampai 16 TB.
Langganan:
Komentar (Atom)